Karya-BMI.com -- Beredar sebuah video yang membuat heboh masyarakat Hong Kong. Seorang laki-laki sekitar usia 47 tahun tengah menyiksa seorang bayi perempuan. Sementara di sampingnya terdengar suara seorang perempuan berusia sekitar 26 tahun yang akhir ini di ketahui bermarga Wong terus menerus berusaha mencegah walaupun dia tidak melakukan tindakan apapun. Peristiwa ini sontak menyulut kemarahan netizen. Mereka segera meminta kepolisian untuk mengusutnya.
Tampak dalam video berdurasi sekitar 1 menit 49 detik itu seorang laki-laki yang duduk di tepi ranjang, yang dengan ganasnya menyerang bayi perempuan sekitar usia 2 tahun. Berkali-kali ia menarik tubuh bayi itu, bahkan menamparnya dengan keras. Sementara bayi mungil itu hanya mengenakan kaos tipis dan memakai pampers. Suara tangis bayi itu tidak membuat iba, melainkan malah membuat laki-laki itu semakin marah. Dia bahkan menggunakan siku dan lututnya untuk memukul bayi perempuan yang malang itu.
Terdengar suara perempuan di sampingnya yang mengatakan "Dia bisa mati. Dia bisa mati . Aku tidak dapat menghentikanmu". Namun perempuan itu tidak mengambil tindakan apapun untuk mencegah tindakan keji itu.
Begitu mendapat laporan dari masyarakat, polisi segera melakukan penyelidikan di Lok Wah Village. Tetapi mereka tidak menemukan laki-laki dan perempuan yang ada dalam video itu. Beredar kabar bahwa video itu direkam sekitar setahun lalu . Belakangan diketahui bahwa peristiwa itu terjadi pada bulan Maret tahun lalu di daerah Medical Street, Sham Shui Po. Bayi perempuan itu sekarang telah berusia 4 tahun. Di bawah perawatan yayasan Po Leung Kuk, dia dalam keadaan sehat dan segar bugar.
Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, tim kepolisian wilayah Sham Shui Po menangkap lelaki yang terlibat dalam penyiksaan itu. Chan (47) ditangkap di Sau Mau Ping sore ini. Dia tak lain adalah ayah dari bayi yang disiksa dalam video. Chan dalam kesehariannya bekerja sebagai penata rambut. Hingga kini dia masih ditahan untuk dimintai keterangan, seperti dilaporkan Apple Daily.
Seorang juru bicara dari Po Leung Kuk mengatakan gadis kecil itu sekarang telah dirawat dengan baik. Beberapa masyarakat umum mengemukakan keinginannya untuk memberikan bantuan baik secara material dan finansial untuk gadis kecil itu. Pihaknya memberikan apresiasi penuh atas antusias masyarakat Hong Kong. Dia juga menegaskan jika terjadi kekerasan dalam rumah tangga masyarakat diharap untuk segera melapor polisi ataupun kepada lembaga pelayanan Family Service Center. (red/KBMI).